Selangkah Menuju Kematian

Tertatih kakimu melangkah
Menyeret seonggok tulang dan segumpal daging badanmu
Amuk prahara hempaskan asamu
Tak ada damai yang tersisa dalam nafas kehidupanmu
Berlalu tanpa makna tanpa arti

Sekelumit senyum getir
Mengambang dikeriput wajah tuamu
Deru sejuta jarum kematian hilangkan sadarmu
Tak ada sisa cinta di akhir detak jantungmu

Perlahan kamu melangkah
Mengabari duka mendalam buat dunia yang telah mati
"Aku tinggal selangkah menuju kematian"
Dan bertanya: "Akankah kematianku sia-sia?"
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Leave a comment