Tanpamu kujalani sepi malam ini
Hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan
Kadang nyaring menyentak lamunan
Kadang pilu menggugah sudut hatiku
Kembalikan kenangan silam
Saat kamu masih bersamaku
Suara jangkrik semakin membahana
Membentuk sebuah melodi
Mengikuti detak jantungku
Terasa semakin bernada
Seakan mengajakku berdansa
Aku berdansa, berputar, menari dalam irama ilusi
Aku semakin asyik bermimpi
Aku terus menari, terbang melayang
Menembus awan putih
Lembut tersentuh ujung jariku
Putih biaskan kemilau indah mataku
Aku terus menghibur diri, mengisi sepi
Aku tenggelam dalam nadaku
Terlarut dalam rangkaian kataku
Aku terus menari dan akan terus menari
Sampai kau datang mengganti
Sampai kau kembali mengusir malam yang sepi
Hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan
Kadang nyaring menyentak lamunan
Kadang pilu menggugah sudut hatiku
Kembalikan kenangan silam
Saat kamu masih bersamaku
Suara jangkrik semakin membahana
Membentuk sebuah melodi
Mengikuti detak jantungku
Terasa semakin bernada
Seakan mengajakku berdansa
Aku berdansa, berputar, menari dalam irama ilusi
Aku semakin asyik bermimpi
Aku terus menari, terbang melayang
Menembus awan putih
Lembut tersentuh ujung jariku
Putih biaskan kemilau indah mataku
Aku terus menghibur diri, mengisi sepi
Aku tenggelam dalam nadaku
Terlarut dalam rangkaian kataku
Aku terus menari dan akan terus menari
Sampai kau datang mengganti
Sampai kau kembali mengusir malam yang sepi
Tags:
Poem











Leave a comment